Minggu, 03 Januari 2016

Mengenal Memory

Diposting oleh Nurlajnnta di 22.04
Hallo Sahabat Lala, kali ini saya akan menjelaskan tentang beberapa Memori dalam komputer. 
Yuk Simak...

Memori adalah istilah generik bagi tempat penyimpanan data dalam computer dan tempat menyimpan data selama dan sebelum data diproses ke processor. Register Memori Merupakan jenis memori dimana kecepatan akses yang paling cepat, Memori ini terdapat pada CPU/Processor. 
Contoh : Register Data, Register Alamat, Stack Pointer Register, Memory Addresss Register, I/O Address register, Instruction Register , dll.

Cache Memori: Merupakan Memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal daripada memori utama.Cache memory ini ada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memori utama agar kinerja dapat ditingkatkan. Cache Memory ini ada dua macam yaitu : Cache Memory yang terdapat pada internal Processor , chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4,P3,AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas Chace memori L1 maka semakin mahal dan semakin cepat Processor. Chace Memory yang terdapat diluar Processor, yaitu berada pada MotherBoard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama ( yang ada pada internal Processor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll. Memory Utama Memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. 

Jenis Memori Utama
  1. RAM(Random Access Memory) 
  2. ROM(Read Only Memory) RAM (Random Access Memory): Adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori 

  • Tipe Umum RAM : SRAM atau Static RAM 
  • NV-RAM atau Non-Volatile RAM 
  • DRAM atau Dynamic RAM

o EDO RAM atau Extended Data Out DRAM 
o SDRAM atau Synchronous DRAM 

  • DDR-SDRAM atau Double data rate Synchronous RAM 
  • DDR 2 Memori akses acak statik (Static Random Access Memory, SRAM) 

SRAM(Static Random Access Memory): Memori akses acak statik (Static Random Access Memory, SRAM) adalah sejenis memori semikonduktor. 

JENIS SRAM 
Berdasarkan jenis transistor : 

1. bipolar (sekarang tidak banyak digunakan: mengkonsumsi banyak listrik namun sangat cepat) 
2. Complementary metal–oxide–semiconductor (CMOS) (jenis paling umum) 

Berdasarkan fungsi : 
1. Asynchronous (independent of clock frequency, data-in and data out are controlled by address transistion). 
2. Synchronous (all timings are initiated by the clock rise/fall time. Address, data-in and other control signals are associated with the clock signals) DRAM(Dynamic RAM): Random akses memori dinamis (DRAM) merupakan jenis random akses memori yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Karena kapasitornya selalu bocor, informasi yang tersimpan akhirnya hilang kecuali kapasitor itu disegarkan secara berkala. Karena kebutuhan dalam penyegaran, hal ini yang membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori (SRAM) statik memori dan lain-lain. 

Cara Kerja RAM :
  • DDR mengirim (transfer) data pada lereng-positif dan lereng-negatif pada tegangan-blok (square/pulse). Berbeda dengan SDR yang hanya mengirim data pada lereng-positif tegangan-blok. Ini adalah dasar tehnik digital. Sehingga, kinerja DDR pada clock 100MHz adalah sama dengan kinerja SDR pada 200MHz. Jadi frekuensi clock (riil) pada DDR adalah setengah dari frekuensi clock SDR.
  •  Atau dengan kata lain : pada DDR, frekuensi clock (FSB) riil-nya adalah setengah dari angka DDRxxx. Contoh, DDR400 (MHz) berarti frekuensi riil-nya =200MHz, DDR3-1600 frekuensi riil-nya =800MHz dst. 
  •  DDR, DDR2 dan DDR3 memiliki bandwidth 64-bit, atau 8-Byte (1-Byte = 8-bit). Sehingga untuk DDR200 memiliki transfer-rate 8Byte x 200MHz = 1600-MHz. Dengan kata lain DDR200 memiliki bandwidth (max) 1600-MB/s. Hal ini dituliskan dengan PC1600. 
  • Maka memory RAM dengan label-spec DDR200 adalah sama dengan PC1600, atau kebalikannya, bahwa PC1600 itu = DDR200. Dengan cara yang sama, memory PC3200 = DDR400. Jadi, angka dalam PC3200 adalah menunjukkan jumlah maksimum bit-data (dalam MegaByte/MB) yang bisa ditransfer pada FSB 400MHz. 
  • Kecepatan RAM : Angka dibelakang huruf DDRyyy adalah frekuensi-kerja (bukan frekuensi clock) chip memory, atau disebut data-rate yaitu berapa kali terjadi transfer data dalam 1-detik. Parameter inilah yang sebenarnya paling cocok untuk menyatakan kecepatan maksimum suatu modul RAM. 
  • Sedangkan angka dibelakang huruf PCxxxx adalah angka kemampuan maksimum transfer bit data atau disebut transfer-rate dalam MByte. Tetapi mesti dicatat bahwa angka transfer-rate hanya bisa dicapai pada clock FSB yang di-spesifikasikan. Dua hal diatas memang bisa digunakan untuk menyatakan spesifikasi kecepatan maksimum suatu modul RAM, tetapi kecepatan saat operasional modul RAM perlu memperhitungkan faktor Timing (pewaktuan) yang juga merupakan parameter penting dalam spesifikasi RAM. Sayangnya parameter ini hanya dicantumkan dalam label modul RAM kelas "atas". Penjelasan tentang Timing sangat teknis, nanti akan dibahas pada materi tersendiri. 
  •   Pada manual motherboard, biasanya disebutkan spesifikasi frekuensi (FSB) dari slot RAM. Hal ini perlu diperhatikan jika ingin membeli modul RAM yang cocok dengan motherboard. Sehubungan dengan hal di atas, jika menghendaki sebuah sistem komputer yang stabil, maka tak cukuplah jika hanya berpedoman pada merek RAM yang hebat, berkapasitas besar,danmahal.Terlebih bagi seorang overclocker, mengingat performa processor amat sangat berkaitan erat dengan RAM. 

ROM(Read Only Memory):ROM adalah singkatan dari Read-Only Memory, ROM ini adalah salah satu memori yang ada dalam computer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan didalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan. Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (piranti lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras). Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS yang berisi program dasar system komputer yang mengatur / menyiapkan semua peralatan / komponen yang ada dalam komputer saat komputer dihidupkan.

Jenis-jenis ROM
  1.  PROM (Programmable Read Only Memory) : dapat diprogram sekali saja oleh programmer. Gambar : 
    Hasil gambar untuk Programmable Read Only Memory
  2.  EPROM (Erasable Programmable ROM) atau RPROM (Reprogrammable ROM) : dapat dihapus dengan sinar ultra violet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang.  Gambar : Hasil gambar untuk Erasable Programmable ROM
  3.  EEPROM (Electrically Erasable Programmable ROM) : dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali. Gambar :
      Hasil gambar untuk Electrically Erasable Programmable ROM

Memori Sekunder: Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. 
Contoh: Hardisk,Floppy Disk,dll.

Untuk mendapatkan artikel ini silahkan Download Disini

0 komentar:

Posting Komentar

 

Nurlajnnta Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos